Semakin keruh, semakin lahap

 Oleh Eddy Ngganggus


Bila yang bohong tampak kuat, hebat, jangan percaya , sejatinya itu kekuatan semu. Kekuatan yang sejati tetap ada di pihak yang benar. Ketaatan pada pembohong adalah ketaatan semu. Lantas kenapa yang di tuding berbohong itu tampak makin kuat &  exixt ? Itu terjadi karena mereka sanggup hidup dalam kepalsuan & mampu berpura-pura dengan gaya hidup orang benar meskipun itu hanya sebagiannya saja. Semakin berbuat curang,  semakin pembohong menemukan teknik merancang kepalsuan. Perisainya cuman topeng. Buah dari bohong adalah kecemasan. Sedangkan buah dari kebenaran adalah sukacita. Saat ini apa yang di rasakan publik ? Terdapat dua perasaan yakni  ada yang resah ,juga ada yang  bersukacita. Dua kelompok ini ,yang resah dan yang sukacita . Saat masih kecil atau baru bertumbuh yang resah dan yang sukacita agak sulit dibedakan, sebagaimana sulitnya membedakan gandum dari ilalang  bila itu di pantau dari jauh. Mencabut ilalang pada saat usia muda seperti ini, sangat tidak direkomendasikan karena perakaran gandum belum kuat , karena bila dicabut bisa menyebabkan gandum ikut tercabut pula, atau kemungkinan lain karena belum bisa membedakan secara jelas mana gandum mana ilalang, maka bisa saja disangka ilalang padahal gandum yang dicabut. Sangat bijaksana disaat seperti ini bila  pemilik lahan tahan diri untuk beberapa waktu hingga ilalang dan gandum tumbuh dewasa, saat perakaran gandum kuat dan saat ilalang bisa dibedakan dengan jelas dari gandum, barulah ilalang itu di cabut, gandum tidak mungkin tercabut karena perakarannya sudah kuat. Itulah pengandaian biblis yang cocok diterapkan pada adanya situasi resah dan sukacita pada societas kita saat ini . Perlu tahan diri menunggu waktunya  kejahatan itu membusuk. Berikan keduanya waktu bertumbuh, kita yang lain lakukan aktifitas seperti biasa agar asap di dapur tetap mengepul. Bila perlu sambil berdendang menunggu nasi masak. Klaim kebenaran hanya tepat bila buah yang dihasilkan bukan keresahan tetapi sukacita. Kebaikan bukan keonaran, kesejahteraan bukan kemiskinan, laba perusahaan bertambah bukan rugi, jumlah narapidana di penjara berkurang, jumlah stunting menurun, jumlah hutang berkurang, jumlah penganggur berkurang, harga beras ,bbm  listrik tidak naik, harga tiket pesawat, angkot & alat transportasi lain tidak melambung, biaya pengobatan murah, klaim nasabah asuransi bumiputera dan jiwa sraya bisa dibayarkan, dan kemajuan lainnya.
Jaga suasana hati agar jangan sampai hal buruk di lingkungan politik mempengaruhi kita, tetapi bertanggung jawablah agar suasana hati orang disekitar kita selalu lebih baik, Dont learn how to react , but learn how to respond.

Liliba 22 Maret 2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kemalangan maupun kesenangan permanen itu ilusi

Di PHK , Sedih tetapi jangan Sepi