Di angkasa dengan BatiK air seri A330

Oleh Eddy Ngganggus

Sebagian tulisan ini saya buat di angkasa antara, Jakarta ke Surabaya pada tanggal 21 Desember 2023 lalu, dalam pesawat jumbo jet berisi 405 penumpang. Dorongan menulis di pesawat ini di picu karena letupan rasa. Bagaimana sebuah pekerjaan melawan gravitasi bumi di jalankan, oleh anak muda Indonesia. Ini sensasi ketiga yang saya alami di dalam kapsul besi jumbo  karya cerdas manusia. Jika pada dua penerbangan sebelumnya yakni penerbangan dengan pesawat sekelas jumbo ini dari Bali ke Jogja dan Penerbangan dari Jakarta ke  Taiwan, tidak ada akses Internet dalam pesawat . Berbeda dengan penerbangan kali ini, di inovasi dengan layanan entertaiment berupa akses Internet pada aplikasi tripper yang bisa di download langsung dalam pesawat. Selama penerbangan layanan entertaiment menemani perjalanan kami. Sangat memukau. 

Ini adalah pesawat Batik Air Seri A330, jalur Jakarta Surabaya Kupang pada tgl.21 Des 2023. Profil cabin pesawat, terdiri dari 1 baris berisi 8 kursi ,sisi kiri & kanan berisi 2 seat ,dan bagian tengah berisi 4 kursi. Terbagi dalam 4 bagian ruang. Waktu Proses boarding memakan waktu 1 jam 4 menit . Penumpang dalam pesawat mengangkut penumpang dari dua nomor penerbangan yang berbeda yakni JT 692 dan 694  masing-masing tujuan Surabaya dan Kupang di satukan, dengan terlebih dahulu transit di Surabaya. 

Tertera Waktu keberangkatan di tiket pkl 08.00. Pkl 8.04 pramugara mempersilahkan petugas darat meninggalkan pesawat diikuti oleh announce dari ruang kemudi pesawat yang mempersilahkan ,"flight attendant ,door May be closed". Oleh Pilot Andre Setiawan, dan Angga Nugraha . Lama penerbangan Jakarta-Surabaya 1 jam 10 menit . Pesawat mulai bergerak ke run way jam 8.11 WIB. Lepas landas jam 8.27 WIB.

Deru mesin kencang   pesawat mengangkasa pukul 8.28 WIB. Pesawat di lengkapi dengan 8 pintu darurat masing-masing bagian 4 di kiri dan 4 bagian di kanan.

Penulis menempati kursi nomor 46 C sejajar dengan sayap pesawat di luar jendela. 

Jumlah lavatory 9 unit. Penumpang terisi penuh di perkirakan berjumlah 405 orang.

Di depan kami ada pesawat Saudi dan Garuda Indonesia yang juga siap lepas landas .  Anounce dari pilot take off station pkl 08.26, lalu sesaat kemudian pesawat mengangkasa .

Langit Jakarta di selimuti sedikit awan tipis beberapa waktu saat pesawat mengangkasa, lalu angkasa tampak membiru cerah seiring dengan naiknya ketinggian pesawat . Variasi Pose penumpang ada yang ada dalam pesawat sangat menghibur, ada yang mengabadikan langit dengan memotret dari hp mereka,  buat vidio pemandangan di luar pesawat, terutama penumpang yang duduk di jendela kiri dan kanan sisi pesawat, tak sedikit juga yang tidur bahkan ada suara dengkurnya terdengar nyaring ...hehe...terutama penumpang yang berada di baris tengah deretan bangku.

Penulis sendiri memilih sibuk menulis sambil sesekali memotret interior pesawat yang sangat artistik .

Ini baru kali ke 3 penulis merasakan sensasi di angkasa dengan pesawat seri A330. Pertama pd thn 1997 saat ke Jogja  dari Bali ketika penulis pergi melangsungkan  pernikahan dengan wanita pilihan seumur hidup penulis di Jogja. Kedua tahun 2018 saat penulis ke Taiwan untuk sebuah kegiatan kursus pendek, dan terakhir 21 Desember 2023 penerbangan dari Jakarta menuju Surabaya. Sebelumnya penulis lebih banyak  menumpang pesawat yang lebih kecil. Entahkah masih ada kesempatan menikmati sensasi yang sama di kemudian hari dengan pesawat sebesar ini ataukah yang lebih besar tidak ada yang tahu. Inovasi penerbangan yang di manjakan dengan layanan intertaiment yang ada pada Triper aplikasi yang bisa di akses dalam pesawat selama penerbangan dengan sebuah atmosfer yang baru sangat mengundang rasa kagum. Bila ingin mengakses layanan ini terlebih dahulu penumpang di silahkan menginstal aplikasi tripper.

Pkl 9.06 WIB, Anounch " prepare for arrival " dari ruang kemudi pesawat . Rasanya penerbangan baru sebentar saja. 

Pkl 9.22 WIB announch landing dari flight attendant.

Pkl 9.25 WIB lampu di cabin di padamkan lalu persiapan mendarat di lakukan. Saat landing sedikit mengalami guncangan, meskipun langit Sidoarjo cerah.

Roda pesawat di keluarkan Pkl. 9.29 WIB, sesaat kemudian Pkl 9.32 WIB roda pesawat menyentuh landasan bandara Juanda Sidoarjo di Surabaya.

 Pkl 9.39 WIB pesawat berhenti di Apron TNI AU .

Kagum dengan kecerdasan manusia yang membuat pesawat, juga yang menerbangkan pesawat, termasuk yang melayani selama penerbangan adalah sebuah peradaban yang menggaransi bahwa karya masa mendatang akan sangat mempraktiskan pekerjaan manusia . Hidup manusia rasanya akan makin berkualitas bila peradaban manusia seperti  sungguh di upayakan. Tentunya pesawat sebesar itu bisa mengangkasa dengan mulus hasil dari sebuah kerja yang teratur, bukan kerja yang asal jadi. Bekerja di angkasa adalah pekerjaan melawan gravitasi bumi. Tentu ini sangat berisiko bila dikerjakan dengan kacau. Salut untuk kecerdasan ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kemalangan maupun kesenangan permanen itu ilusi

Di PHK , Sedih tetapi jangan Sepi