Memiminggirkan rasa takut kehilangan pekerjaan dari pada kehilangan perkenan TUHAN
Oleh Eddy Ngganggus (Peternak tradisionil) Karena TUHAN masih abstrak buat saya maka saya menjumpai keberadaan TUHAN melalui manifestasinya pada pribadi di sekitar saya yang hidupnya BAIK dan BENAR . Siapa saja yang praktek hidupnya BAIK dan BENAR ,maka itulah TUHAN yang real buat saya. Memang akan subyektif saya menuju ke pribadi itu. Pembacapun tentunya bebas juga menetapkan hal serupa. Saya tidak mengarah pada personalnya tetapi pada predikatnya. Personal , predikat & status Personalnya bisa si Anu , predikatnya seorang banker's, statusnya bos atau anak buah. Personalnya Si Ini , predikatnya seorang pelayan hukum, statusnya ; ada atasan , ada bawahan ada pula pegawai biasa. Ada yang status ekonominya orang kaya, ada yang status ekonominya kaum marginal. Pada predikat dan status yang padanya selalu ada praktek nilai yang BAIK dan BENAR saya kategorikan itu sebagai “tuhan” (huruf kecil) untuk membedakan ...